Bayu Daily Blog

Thursday, December 13, 2018

Bagaimana Cara Mengendalikan Diri Ketika Sedang Emosi ?

Kuliah online Majelis Keluarga Indonesia (MKI) #MendidikAnak Marah dan Gangguan Setan oleh Babe Haikal Hassan - Assalamu'alaikum, halo sobat Bayu Daily Blog. Terima kasih sudah berkunjung. Bagaimana Cara Mengendalikan Diri Ketika Sedang Emosi ? Silahkan lanjutkan membaca sampai selesai ya. Semoga tulisan-tulisan dalam blog ini selalu bermanfaat dan menginspirasi ya sob. In Syaa Allah..
Kuliah online Majelis Keluarga Indonesia
Gambar Ilustrasi
KULIAH ONLINE MAJELIS KELUARGA INDONESIA:
#MendidikAnak


JANGAN biarkan perilaku kasar, amarah dan cacian menghiasi keluargamu. Karena, sama saja menutup pintu rahmat. Ingat, anak-anak akan meniru perilaku orang tuanya.

Bagaimana Cara Mengendalikan Diri Ketika Sedang Emosi ?

Pertama, Ingatlah setan sengaja mendorongmu untuk meluapkan amarah. Karena itu, rasululloh shallallahu alaihi wa salam mengajarkan untuk membaca ta’awudz, memohon perlindungan Alloh dari godaan setan.

Dari sahabat Sulaiman bin Surd radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, Suatu hari saya duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ
Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua, DIAM dan jaga lisan. Orang marah biasanya berbicara tanpa aturan, menyakiti orang lain. Karena itulah, diam merupakan cara mujarab untuk menghindari timbulnya dosa yang lebih besar.

Ketiga, mengambil posisi lebih rendah. Kecenderungan orang marah adalah ingin selalu lebih tinggi.. dan lebih tinggi. Semakin dituruti, dia semakin ingin lebih tinggi. Dengan posisi lebih tinggi, dia bisa melampiaskan amarahnya sepuasnya.

Karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan saran sebaliknya. Agar marah ini diredam dengan mengambil posisi yang lebih rendah dan lebih rendah.

Rasululloh bersabda:
Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur. (HR. Ahmad)

Keempat, Segera berwudhu atau mandi. Karena, marah itu dari setan dan setan terbuat dari api. Padamkan dengan air yang dingin. Maka, berwudhulah, atau mandi

Begitu besar pahala orang yg bisa menahan amarahnya. Baginya, surga. Kisah ini bisa menjadi pelajaran bagi kita.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan bahwa ada seseorang yang minta izin kepada Khalifah Umar untuk bicara. Umarpun mengizinkannya. Ternyata orang ini membabi buta dan mengkritik habis sang Khalifah.
‘Wahai Ibnul Khattab, demi Allah, kamu tidak memberikan pemberian yang banyak kepada kami, dan tidak bersikap adil kepada kami.”

Mendengar ini, Umar pun marah, dan hendak memukul orang ini. Sampai akhirnya Al-Hur bin Qais (salah satu teman Umar) mengingatkan, ‘Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Allah berfirman kepada nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya): ‘Berikanlah maaf, perintahkan yang baik, dan jangan hiraukan orang bodoh.’ dan orang ini termasuk orang bodoh.’

Demi Allah, Umar tidak jadi melampiaskan emosinya ketika mendengar ayat ini dibacakan. Dan dia adalah manusia yang paling tunduk terhadap kitab Allah. (HR. Bukhari)

Umar bin Khattab yg berwatak keras pun bisa menjadi lembut, karena tunduk pada syariat. Semoga kita termasuk yg dilembutkan hatinya karena Islam.

=Kholis Abu Mawla=
_________________

KULIAH ONLINE MAJELIS KELUARGA INDONESIA (MKI)

🔹Klik link nya:
https://t.me/MajelisKeluargaIndonesia

🔹KELAS KHUSUS  Whatsapp Grup bersama Babeh Haikal Hassan
Hubungi: @seloruwandanu

🔹instagram: @haikalhassan_quote

🔹Donasi untuk Rumah Tahfidz Yatim dan kegiatan dakwah MKI di Bank Muamalat No rek 3010187415 (kode: 147) a/n Ahmad Haikal Hasan

Demikian, semoga bermanfaat dan menginspirasi  kita semua. Salam.

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar sobat disini! Berkaitan dengan artikel diatas ya. Terima kasih

Mitsubishi Denpasar