Bayu Daily Blog

Saturday, December 15, 2018

Harta dan Anak Sebagai Perhiasan Dunia

Harta dan Anak Sebagai Perhiasan Dunia - Assalamu'alaikum, halo sobat Bayu Daily Blog. Terima kasih sudah berkunjung.

Via Kuliah online Majelis keluarga Indonesia (MKI): 'Harta dan anak sebagai perhiasan dunia'.

Postingan pada tanggal 14 Desember 2018. Semoga bermanfaat ya sob. Silahkah dibaca sampai selesai ya..
Harta dan Anak Sebagai Perhiasan Dunia
Ilustrasi
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. 

Allah Azza wajalla menjelaskan bahwa anak dan harta merupakan sebuah kesenangan dan perhiasan yang melengkapi kehidupan seseorang di dunia. 

Allah Taala berfirman:

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (Qs: Ali ‘Imran: 14)

Namun demikian, kebahagiaan dengan mendapatkan karunia berupa harta dan anak tidaklah sempurna, jika tidak dibarengi iman dan amal shalih yang akan menunjang kehidupan dan kebahagiaan dunia serta akhiratnya. Oleh karenanya, bagi seorang mukmin, kehidupan akhirat jauh lebih penting dan lebih utama daripada kehidupan dunia. Sehingga kesenangan yang dia rasakan di dunia tidak akan menjadi penyebab kelalaiannya untuk mengejar kehidupan yang lebih kekal dan kebahagiaan yang bersifat abadi di akhirat. 

Allah Taala berfirman: 
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Rabbmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Al-Kahfi: 46) 

Asy-Syinqithi  menerangkan: “Yang dimaksud ayat yang mulia ini adalah peringatan kepada manusia agar senantiasa beramal shalih, agar mereka tidak tersibukkan dengan perhiasan kehidupan dunia berupa harta dan anak-anak, dari sesuatu yang memberi manfaat kepada mereka di akhirat di sisi Allah l berupa amalan-amalan yang shalih.” 

Sehingga pada hakikatnya, di balik kesenangan dan kebahagiaan mendapatkan harta dan anak, keduanya merupakan ujian yang apabila seorang hamba tidak memanfaatkannya dengan baik maka dapat menyebabkan kebinasaan dan kehancuran kehidupan dunia serta akhiratnya.

Allah Taala berfirman: 
“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (At-Taghabun: 15) 
Rasulullah Saw Bersabda tentang Harta “Sesungguhnya setiap umat mempunyai ujian, dan ujian bagi umatku adalah harta.” (HR. At-Tirmidzi) 

Demikian pula tentang anak, Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya anak itu penyebab kekikiran dan ketakutan.” (HR. lbnu Majah)

Al-Mawardi berkata: “Hadits ini mengabarkan bahwa hendaknya seseorang berhati-hati terhadap anak, yang dapat menyebabkan munculnya sifat-sifat ini. Juga akan memunculkan akhlak yang demikian. Ada sebagian kaum yang membenci untuk meminta dikaruniai anak karena khawatir keadaan yang tidak mampu dia tolak dari dirinya, sebab menetapnya hal ini (pada diri manusia) secara alami dan mesti terjadi.” 

Semoga menjadi ibroh yang baik untuk kita semua.

=Ust Syarif Hidayat Lc.=

Silahkan SHARE semoga bermanfaat dan jadi amal jariyah

_____________

KULIAH ONLINE MAJELIS KELUARGA INDONESIA (MKI)

­čö╣Klik link nya:
https://t.me/MajelisKeluargaIndonesia

­čö╣KELAS KHUSUS Whatsapp Grup bersama Babeh Haikal Hassan
Hubungi: @seloruwandanu

­čö╣instagram: @haikalhassan_quote

­čö╣Donasi untuk Rumah Tahfidz Yatim dan kegiatan dakwah MKI di Bank Muamalat No rek 3010187415 (kode: 147) a/n Ahmad Haikal Hasan

Demikian, semoga bermanfaat dan menginspirasi kita semua. Salam.

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar sobat disini! Berkaitan dengan artikel diatas ya. Terima kasih

Mitsubishi Denpasar